Kalender ibadah dengan sumber dan status yang jelas.
Data kalender resmi berstatus approved diprioritaskan. Ketika belum tersedia, aplikasi memakai kalkulasi tabular dengan label estimasi dan offset yang dapat diaudit.
Tanggal dari sumber resmi yang disetujui diprioritaskan. Hasil kalkulasi tabular hanyalah estimasi dan dapat berbeda dari keputusan isbat.
Agenda Islam
Tanggal Gregorian yang bersifat resmi harus berasal dari sumber approved atau keputusan pemerintah yang dicatat administrator.
Tahun Baru Hijriah
1 MuharamAwal tahun Hijriah.
Hari Asyura
10 MuharamHari ke-10 Muharam; pengguna dapat mengaktifkan pengingat puasa sunah.
Maulid Nabi Muhammad saw.
12 RabiulawalPeringatan kelahiran Nabi Muhammad saw.
Isra Mikraj Nabi Muhammad saw.
27 RajabPeringatan peristiwa Isra dan Mikraj.
Nisfu Syakban
15 SyakbanPertengahan bulan Syakban.
Awal Ramadan
1 RamadanTanggal resmi mengikuti keputusan pemerintah atau sumber approved.
Nuzulul Quran
17 RamadanPeringatan turunnya Al-Qur’an.
Idulfitri
1 SyawalTanggal resmi mengikuti keputusan pemerintah.
Puasa Arafah
9 ZulhijahHari ke-9 Zulhijah.
Iduladha
10 ZulhijahTanggal resmi mengikuti keputusan pemerintah.
Sumber resmi dahulu
Baris kalender hanya dianggap terverifikasi jika sumber ditandai official, berstatus approved, dan memiliki referensi dokumen.
Kalkulasi sebagai fallback
Metode civil tabular tersedia untuk kontinuitas layanan, selalu diberi label kalkulasi, versi engine, offset, dan checksum.
Keputusan isbat
Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah dapat berbeda dari estimasi. Tanggal publik harus diperbarui mengikuti keputusan resmi yang digunakan.
API read-only
Integrasi aplikasi lain tersedia melalui endpoint tanggal, bulan Gregorian, bulan Hijriah, dan hari besar dengan ETag.